You Are Here: Home » Artikel » View

Saling Sikut Berebut Gelar "Juara" Runner Up ISL 2013

Di tulisan sebelumnya, kita telah membahas peluang dan kemungkinan poin yang akan didapat Persib hingga akhir kompetisi Indonesia Super League 2013. Kita akan membahas ulang sebelum membandingan dengan tiga tim lainnya yang saling sikut merebut "Juara" runner up ISL 2013.

Persib mungkin akan mengamankan dua laga kandang dengan Persidafon dan Persiram dengan 6 poin, meraih kemenangan di laga usiran melawan Persija atau hasil terburuk dalam laga El Clasico adalah hasil imbang 1 poin, kalah di Jayapura melawan Persipura, hasil imbang adalah hal yang membanggakan dan menang di laga terakhir lawan Persiwa, buruk-buruknya Persib harus mengamankan minimal 1 poin di Wamena. Untuk lebih jelasnya, silahkan klik link ini "Utak-atik Peluang Persib Menuju Runner Up ISL 2013" 

Possibility Points yang dikumpulkan Persib di akhir kompetisi mungkin saja seperti ini.

(Gambar 3: Prediksi Perolehan Poin Persib Hingga Akhir Musim 2013)

Sekarang kita akan bandingkan dengan kontestan ISL lainnya yang berambisi merebut posisi runner up sama seperti Persib.

AREMA
Tim asuhan Rahmad Darmawan ini adalah salah satu kandidat kuat menjadi "Juara" runner up Indonesia Super League 2013. salah satu tim dengan predikat miniatur tim nasinonal Indonesia seperti Persib dan Mitra Kukar. Barisan depan mereka selalu menjadi mimpi buruk bagi gawang lawan. El Loco Gonzales, Greg Nwokolo, Kayamba Gumbs dan Beto Goncalvez siapa yang tak kenal mereka? berbanding terbalik dengan musim sebelumnya, mereka sempat terseok-seok di papan bawah klasemen hingga akhirnya terhindar turun kasta ke Divisi Utama.
Menyisakan empat laga di sisa pertandingan ISL 2013, terbilang laga yang secara kasat mata bisa dimenangkan oleh Singo Edan jika tanpa ada "Gangguan" non teknis.

(Gambar 4:Perolehan poin dan sisa pertandingan Arema)

Fixture Arema terbilang cukup ringan, dua misi pertamanya di kandang melawan Barito Putra dan Persiba Balikpapan mungkin akan berjalan sesuai yang diharapkan.
Melawan Barito Putra tentunya mereka ingin membalaskan dendam di paruh pertama, di Stadion Demang Lehman mereka takluk 0-1 oleh Laskar Antasari, ganguan kecil akan datang dari dua legiun asing Barito Putra, Mekan Nasyrov dan Patrice Nzekou yang berambisi menjadi top skorer ISL 2013.

Selanjutnya menjamu Beruang Madu, tim yang dinahkodai Herry Kiswanto ini sedang berjuang keluar dari zona merah. Dengan dirundung beberapa masalah klasik seperti, keuangan tim, Persiba lambat laun dapat merangkak ke posisi 13 klasemen sementara. Di putaran pertama, Singo Edan kalah 0-1 oleh Beruang Madu, musim 2010 Persiba menaklukan Arema 1-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang. Persiba musim ini berbeda dengan Persiba musim 2010, tampaknya kali ini Singo Edan tak akan memberi ampun Beruang Madu, 3 poin mungkin akan mereka raih dengan mudah.

Sama seperti Persib, Arema harus melakoni sisa dua laga terakhirnya di tanah papua. Persidafon akan menjadi lawan mereka pertama, musim pertama di Stadion Kanjuruha, Singo Edan berhasil mempecundangi mereka dengan skor telak 5-2. Arema pernah mengalahkan Persidafon di Papua dalam gelaran Copa Indonesia 2010 bukan berarti dengan mudah bisa meraih poin seperti tahun 2010, Persidafon sekarang sedang berjuang keluar dari zona degradasi untuk mendapatkan tiket play off, skema terburuk Arema di laga ini mungkin hasil imbang.

Menutup musim kompetisi 2012-2013 melawan Persiram Raja Ampat, bisa dibilang head to head kedua tim ini dimenangkan oleh Persiram, musim lalu di putaran pertama Persiram berhasil menahan imbang Arema di Stadion Kanjuruhan, dengan skor 2-2, lalu menang di kandangnya 1-0, di putaran pertama Arema sukses menekuk Persiram 3-0. Ini akan menjadi pertadingan penting bagi Arema jika ingin mendapatkan satu tiket zona AFC, drama di laga inipun akan sangat terasa, mengingat Persiram jika dilihat dari klasemen berada dalam zona aman dan tentu Singo Edan lebih diunggulkan secara materi.

(Gambar 5: Prediksi perolehan poin Arema hingga akhir musim 2013)

MITRA KUKAR
Tim kaya raya asal Kalimantan yang sempat digadang-gadang akan menjadi kampiun musim ini, diawal musim sempat dihebohkan dengan rumor transfer Shevchenko, legenda hidup AC Milan. Tim bermaterikan pemain bintang seperti Hamka Hamzah, Zulkifly Syukur, Ahmad Bustomi, Paolo Frangipane, dan Esteban Herrera. Dibawah tangan dingin Stefan Hansson, Mitra Kukar menjadi salah satu kekuatan besar di persepakbola tanah air.
Di empat sisa laganya, Naga Mekes, Julukan Mitra Kukar, harus melakoni dua laga awal sebagai tim tamu. Misi berat mereka dimulai di Palembang, lalu singgah di Bandung, sebelum menutup dua laga di Tenggarong.

(Gambar 6:Perolehan poin dan sisa pertandingan Mitra Kukar)

Laga seru pekan ke-31, Mitra Kukar harus langsung berhadapan dengan pesaingnya, tuan rumah Sriwijaya FC. Kedua tim ini sangat berambisi menjadi "Juara" runner up ISL 2013, pada paruh musim pertama Mitra Kukar sukses menjinakan Sriwijaya FC di Tenggarong dengan skor meyakinkan 4-2. Meski Sriwijaya FC musim ini tampil tak seperti musim lalu, pernah dipermalukan sendiri di kandangnya oleh tim debutan Persepam Madura United, bukan berati dengan mudah bisa mereka taklukan, Laskar Wong Kito Galo mempunyai ambisi yang sama dengan Mitra Kukar. Skenario terburuk Mitra Kukar di Palembang adalah imbang, itupun harus dibarengi dengan ucapan "Segitu juga udah uyuhan"

Selanjutnya singgah di kota Kembang, kota dengan sejuta kisah kandas percintaan, hampir 30% populasi di kota Bandung ini gagal move on berdasarkan riset lembaga survey AC Nielsen, ini dapat diartikan sebagai ancaman untuk Mitra Kukar, bisa jadi mereka mengalami kisah kandas disini, mengingat Pelita Bandung Raya sedang berjuang keras bertahan di kasta tertinggi Indonesia Super League. Di putaran pertama, Naga Mekes menang 3-2 di kandangnya, bukan dengan mudah untuk mengamankan poin di Bandung, PBR sekarang berbeda dengan PBR di putaran pertama. Secara kasat mata, Mitra Kukar memang diunggulkan di laga ini.

Kembali bermain di kandangnya, Stadion Aji Imbut, melawan tim yang dipastikan "Piknik" ke Divisi Utama musim depan, PSPS Pekanbaru. Daripada berlama-lama membahas pertandingan ini yang sudah pasti diketahui jawabannya, seperti sepasang kekasih yang baru jadian satu minggu, "Kamu sayang aku ga Beb?" kita sudah mengetahui jawabannya, "Iya Beb, PSPS pasti kalah,"

Mengakhiri musim 2013 dengan menjamu tim yang pernah menghuni dasar klasemen dan mampu merangkak naik ke papan tengah, Persija Jakarta. Naga Mekes di putaran pertama berhasil mencuri poin penuh dari Macan Kemayoran, mereka sikat Persija di depan The Jakmania 2-1. Soal itung-itungan dan perbandingan kualitas, Mitra Kukar di pertandingan terakhir ini tentunya tak akan mengecewakan suporter setianya, Mitman.

(Gambar 7: Prediksi perolehan poin Mitra Kukar hingga akhir musim 2013)

SRIWIJAYA FC
Juara musim lalu, dirundung masalah keuangan tim yang menyebabkan beberapa pilar utamanya hengkang, seperti Firman Utina, M Ridwan dan Supardi, belum lagi di jeda paruh musim Hilton Moreira menyusul ketiga rekannya yang lebih dahulu merapat ke Persib. 
Jika dilihat dari fixture, peluang tim asal Palembang ini cukup berat untuk keluar sebagai "Juara" runner up Indonesia Super League 2013, tapi apapun bisa terjadi di lapangan. 

(Gambar 8:Perolehan poin dan sisa pertandingan Sriwijaya FC)

Tugas pertama Sriwijaya FC adalah mengamankan poin di laga melawan Mitra Kukar, cukup berat memang, tapi dengan dukungan suporter fanatiknya di Stadion Jakabaring, yang memberikan suntikan moral selama 90 menit dan sekaligus melakukan revans atas kekalahan telak di paruh pertama. Ponaryo Astaman dan kawan-kawan harus memaksimalkan laga ini jika ingin bertengger di Big Four dan menyabet gelar "Juara" runner up. Dengan konsekuensi terlempar dari papan atas jika kalah dan siap-siap disabet Barito Putra, minimal Laskar Wong Kito Galo harus mengamankan 1 poin.

Persisam Samarinda datang ke Sumatra dengan catatan suram, dua kali dipecundangi di kandang oleh Gresik United dan Arema. Sriwijaya FC tentunya akan mengambil keuntungan dari catatan buruk itu, jika dilihat dari head to head kedua tim, Sriwijaya FC tak pernah kalah di kandang jika tampil menghadapi Persisam.

Sriwijaya FC mengarungi dua laga terakhirnya di pulao Borneo, lawan pertamanya adalah Beruang Madu, Persiba Balikpapan. Jika melihat komparisasi kedua tim, jelas Sriwijaya FC lebih diunggulkan, namun faktor seperti buruknya kondisi rumput di Stadion Persiba, bisa menjadi penghambat misi tim asal Palembang ini. Tapi sejauh ini, Sriwijaya FC mampu mencuri poin penuh dua kali di Balikpapan, sebuah catatan baik dan bukan tidak mungkin ini akan menjadi kali ketiganya mereka mempermalukan tuan rumah.

Menutup musim kompetisi 2013 bertandang ke Stadion Demang Lehman, ada dua hal yang pasti, pertama, kampiun musim ini Persipura pernah dihadiahi "Kekalahan pertama musim ini" oleh tuan rumah Barito Putra, kedua, gol striker Persib, Kenji Adachihara di menit 92 mengagalkan kemenangan Persib sekaligus menyelamatkan Laskar Anatasari dari kekalahan pertamanya di kandang. 

(Gambar 9: Prediksi perolehan poin Sriwijaya FC hingga akhir musim 2013)

Tapi bagaimanapun, sepakbola bukanlah suatu ilmu pasti seperti matematika, prediksi diatas adalah kesimpulan dari statistik keempat tim dan head to head masing-masing tim yang akan bertanding. Bisa dibilang ini adalah sebuah fiksi atau omnibus, dengan beribu kemungkinan yang akan terjadi di lapangan. Kesempurnaan hanya milik Tuhan, dan kekurangan hanya milik Dorce Gamalama. Mungkin saja hasil penerawangan ini dapat menjadi pertimbangan Ki Joko Bodo dan Ki Kusumo untuk memprediksikan siapa yang akan "Juara" runner up Indonesia Super League 2013.

#LoveTheFantasyGame #Respect

**Penulis adalah Bobotoh penikmat drama sequel Korea, menekuni hobi tidur, dan kurang mendapatkan kasih sayang seorang wanita. Berakun Twitter @omgitsmungki

(Foto: persibholic.com)

© 2013, aingpisan.net

Scroll To Top